Kategori
BERITA PILKADA SIDOARJO

Bertemu Bunda Astutik, Pengemudi Ojol Gojek Minta Nasib Mereka Diperhatikan

SIDOARJO – Pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sidoarjo sangat berharap dan mendoakan agar pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) memimpin Kabupaten Sidoarjo.

Harapan itu disampaikan, karena duet paslon berlatar belakang pengusaha sukses dan pendidik profesional itulah yang bisa mendengar keluhan dan curhat mereka.

“Kami rasa beliau berdua yang bisa menampung keluhan dan curhatan kami,” ucap salah satu pengemudi ojek online dari Gojek ketika bertemu dengan Bunda Astutik, Jum’at (13/11/2020). Saat bertemu itulah, mereka juga curhat mulai masalah orderan sepi di tengah pandemi covid-19. Hal itu berimbas pada penghasilan mereka untuk kebutuhan hidup.

“Orderan saat ini semakin sepi. Kami berharap Pak Kelana dan Bunda Astutik nanti terpilih dan bisa membuka peluang usaha baru. Bisa mensejaterahkan masyarakat, khusus lewat bantuan sosial dan pendidikan,” harapnya.

Dukungan, harapan dan keluhan tersebut didengarkan serius Bunda Astutik ketika bertatap muka dengan para pengemudi ojol tersebut.

Bunda Astutik menegaskan bahwa dirinya bersama Mas Kelana berkomitmen menjadikan Kabupaten Sidoarjo Makmur dalam aspek ekonomi, sosial dan infrastruktur dan sejumlah aspek lainnya.

Hal itu, sambung dia, dibuktikan dengan 9 program unggulan yang telah disiapkan dan siap direalisasikan bila nanti diberi amanah memimpin Sidoarjo.

Ia menuturkan, sembilan program tersebut tentunya menyangkut semua aspek dan memihak kepada semua elemen masyarakat Kabupaten Sidoarjo. 

“Kami juga sangat konsen terkait menyedikan lapangan kerja yang dimasukan dalam program unggulan nomor 7, yaitu ‘menyediakan lapangan kerja yang layak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo’,” sebutnya.

Komitmen menyiapkan lapangan kerja yang layak itu dibuktikan Mas Kelana dan Bunda Astutik dalam setiap pertemuan, menggelar dialog maupun masukan dengan semua elemen masyarakat Sidoarjo, mulai pedagang pasar, nelayan, pelaku UMKM, petani tambak bahkan sejumlah pengusaha di Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Bunda Astutik, peningkatan dan pemerataan ekonomi akan menjadi prioritas dirinya bersama Pak Kelana. Program ekonomi kerakyatan dengan menggandeng para pelaku UMKM diyakini akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan baru.

“Kita sudah programkan sistim digital marketing yang akan dikoneksikan dengan UMKM. Diharapkan dengan program ini para pelaku UMKM bisa menjadi manager atas usahanya dan akan membuka lapangan kerja baru yang layak dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo,” jelas tokoh Muslimat NU itu.

Selain itu, pelatihan kerja dan kewirausahaan juga akan dibuka seluas-luasnya, terutama bagi kaum milenial benar-benar didorong menjadi seorang wirausaha yang nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Begitupun dengan kerjasama antara pelaku UMKM dengan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo yang berkesinambungan. Hal itu akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sidoarjo.

Tak hanya itu, pasangan Berkelas itu juga memikirkan nasib bagi kaum difable agar mendapat hak yang sama mendapat lapangan kerja yang layak.

“Kami akan siapkan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang mendukung skill mereka hingga siap kerja,” ulasnya.

Dirinya berharap, jika nanti terpilih akan hadir untuk semua lapisan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Ia juga siap menerima masukan dan kritikan semua elemen masyarakat Sidoarjo untuk mewujudkan Sidoarjo Makmur.

“Jadi jangan salah pilih. Ingin Sidoarjo Makmur pilih nomor 3, Kelana-Dwi Astutik. Tolong seruhkan juga, dari ketiga calon Pilkada Sidoarjo 2020 hanya nomor 3 yang memiliki keterwakilan calon dari perempuan. Coblos yang ada perempuannya,” pinta perempuan bergelar doktor itu. (AF)

Kategori
BERITA

Lewat Digital Marketing Paslon Kelana-Astutik Dongkrak Penjualan Produk UMKM Sidoarjo

SIDOARJO – Konsep digital marketing atau pemasaran lewat digital sangat berpotensi mendongkrak penjualan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bahakan, lebih luas membuka lapangan kerja.

Konsep itulah yang diusung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) agar perekonomian kerakyatan yaitu UMKM di Kabupaten Sidoarjo terus berkembang di era 4.0.

“Pemasaran akan kita bantu untuk menyiapkan sistemnya, untuk kita melakukan digital marketing. Itu nanti yang kita kuatkan,” ucap Bunda Astutik ketika bertemu dengan pelaku UMKM produk hasil olahan kupang di Kecamatan Candi, Jum’at (6/11/2020).

Penguatan konsep digital merketing yang disiapkan duet paslon berlatar belakang pengusaha sukses dan pendidik profesional itu bukan hanya menguntungkan UMKM, melainkan juga membuka lebar lapangan pekerjaan.

Dwi Astutik mengungkapkan bahwa pihaknya melibatkan semangat kaum milenial yang saat ini hampir semuanya memanfaatkan gadget android yang bisa direkrut untuk menjadi marketing, menjualkan produk unggulan UMKM Sidoarjo lewat online.

Tentunya, sambung dia, hal itu membuka lapangan pekerjaan baru bagi kalangan millennial. Belum lagi, lanjut dia, akan terbukanya lapangan pekerjaan baru bidang jasa kurir.

“Kita menguatkan ekonomi sidoarjo melalui UMKM yang dipasarkan lewat digital marketing. Tentunya secara otomatis lapangan pekerjaan akan terbuka,” jelasnya.

Selain lewat marketing, paslon Kelana-Astutik juga akan menguatkan produk unggulan UMKM disisi kualitas dan produksinya. Misalnya, konsep soal packing dan izin halal.

“Nanti akan kami ikhtiarkan juga mengenai hal itu agar semakin bagus dan mudah diterima dipasaran,” jelas Bunda Dwi Astutik yang berkomitmen mendorong pejabat menggunakan produk UMKM Sidoarjo dalam acara kedinasan Pemkab Sidoarjo. (AF)

Kategori
BERITA

Nelayan Kupang Keluhkan Masalah Sungai dan Jembatan kepada Bunda Astutik

SIDOARJO – Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) terus turun ke lokasi bertemu dengan semua elemen masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.

Kali ini, Bunda Astutik mendatangi nelayan kupang di Desa Balong Dowo, Kecamatan Candi, Jum’at (6/11/2020).

Bertemu dengan para nelayanan kupang, Bunda Astutik cukup kaget melihat potensi ekonomi pesisir Kabupaten Sidoarjo yang kurang digarap secara maksimal. Bunda Astutik diajak langsung para nelayan melihat kondisi sungai yang dangkal dan banyak eceng gondok.

“Endapan sungai dan eceng gondok ini menjadi penghalang akses nelayan menuju laut,” kata Kusaeni salah satu tokoh nelayan Desa Balong Dowo, ketika menujukan langsung kondisi sungai yang biasa menjadi akses nelayan kupang mencari penghasilan itu.

Selain itu, Kusaeni juga mengeluhkan tiga jembatan yang menghalagi perahu nelayan saat melintas di sungai saat kondisi air sungai sedang pasang. “Kalau sedang pasang perahu kami gak bisa lewat, bu,” jelasnya.

Hal itu, membuat nelayan kupang yang biasa mencari kupang melalui akses sungai tersebut membatalkan dan lebih baik mendatangkan kupang dari wilayah Kabupaten Gresik.

“Di sini kupang merah dan kupang putih banyak, bu. Namun, karena jalurnya seperti itu dan kebutuhan kupang putih tinggi, para nelayan di sini terpaksa harus mengambil kupang putih di Kabupaten Gresik. Sehari bisa dua truk,” ulasnya.

Keluhan terebut langsung direspons Bunda Astutik. Ia menyatakan potensi ekonomi bagi nelayan tersebut sanggat tinggi jika kendala-kendala seperti jembatan terlalu rendah, pendangkalan sungai dan ecek gondok teratasi.

“Nilai sisi penghasilan nelayan di sini seharungnya tinggi,” ungkap tokoh Muslimat NU itu.

Bunda Astutik berjanji, bila nanti diberi amanah bersama Mas Kelana memimpin Kabupaten Sidoarjo akan dibenahi.

“Itu nanti akan kami selesaikan,” ucap Bunda Astutik.

Bunda Astutik juga berjanji akan mengihtiyarkan keluhan dan kedala para nelayan kupang tersebut. Mulai pendangkalan sungai akan dikeruk, memanfaatkan eceng gondok untuk usaha kerajinan mulai tas maupun dompet dan mengupayakan jembatan akan dicarikan solusi agar tidak menjadikan akses jalannya nelayan terputus.

“Insya Allah, semua nanti kami ihtiyarkan jika kami diberi amanah memimpin Kabupaten Sidoarjo kedepan. Ini akan menjadikan nelayan kupang mendapatkan pendatan yang lebih dan mampu,” tandas Bunda Astutik. (AF)

Kategori
BERITA

Mas Kelana dan Bunda Astutik Siap Sediakan Lapangan Kerja Sesuai Kebutuhan Masyarakat Sidoarjo

SIDOARJO – Niat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) menjadikan Kabupaten Sidoarjo Makmur dalam aspek ekonomi, sosial dan infrastruktur dan sejumlah aspek lainnya tak perlu diragukan lagi.

Hal itu dibuktikan dengan 9 program unggulan yang telah disiapkan dan siap direalisasikan bila nanti diberi amanah memimpin Sidoarjo.

Sembilan program tersebut tentunya menyangkut semua aspek dan memihak kepada semua elemen masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

Bahkan, duet paslon yang berlatar belakang pengusaha sukses dan pendidik profesional itu sangat konsen terkait menyedikan lapangan kerja yang dimasukan dalam program unggulan nomor 7, yaitu ‘menyediakan lapangan kerja yang layak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo’.

Komitmen menyediakan lapangan kerja yang layak itu dibuktikan Mas Kelana dan Bunda Astutik dalam setiap pertemuan, menggelar dialog maupun masukan dengan semua elemen masyarakat Sidoarjo, mulai pedagang pasar, nelayan, pelaku UMKM, petani tambak bahkan sejumlah pengusaha di Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Mas Kelana, peningkatan dan pemerataan ekonomi akan menjadi prioritas dirinya bersama Dwi Astutik. Program ekonomi kerakyatan dengan menggandeng para pelaku UMKM diyakini akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan baru.

“Kita sudah programkan sistim digital marketing yang akan dikoneksikan dengan UMKM. Diharapkan dengan program ini para pelaku UMKM bisa menjadi manager atas usahanya dan akan membuka lapangan kerja baru yang layak dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo,” jelas Mas Kelana.

Selain itu, pelatihan kerja dan kewirausahaan juga akan dibuka seluas-luasnya, terutama bagi kaum milenial benar-benar didorong menjadi seorang wirausaha yang nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Begitupun dengan kerjasama antara pelaku UMKM dengan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo yang berkesinambungan. Hal itu akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sidoarjo.

Bukan hanya itu, pasangan Berkelas itu juga memikirkan nasib bagi kaum difable agar mendapat hak yang sama mendapat lapangan kerja yang layak.

“Kami akan siapkan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang mendukung skill mereka hingga siap kerja,” jelasnya.

Kelana berharap bila nanti terpilih akan hadir untuk semua lapisan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Ia juga siap menerima masukan dan kritikan semua elemen masyarakat Sidoarjo untuk mewujudkan Sidoarjo Makmur.

“Jadi jangan salah pilih. Ingin Sidoarjo Makmur pilih nomor 3, Kelana-Dwi Astutik. Tolong seruhkan juga, dari ketiga calon Pilkada Sidoarjo 2020 hanya nomor 3 yang memiliki keterwakilan calon dari perempuan. Coblos yang ada perempuannya,” pinta Mas Kelana.

Kategori
BERITA

Ini Harapan Pelaku UMKM, Nelayan & Petani Tambak Udang Kepada Mas Kelana dan Bunda Astutik

SIDOARJO – Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), para Nelayan dan Petani Tambak Udang di Kabupaten Sidoarjo menaruh harapan besar kepada calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik), untuk memperhatikan nasib mereka.

Harap besar agar nasib mereka diperhatikan tersebut disampaikan langsung dari keterwakilan pelaku UMKM, nelayan dan petani tambak udang ketika berdialog langsung dengan Mas Kelana yang digelar di wilayah Desa Ketegan, Kecamatan Tanggulangin, Sabtu (31/10/2020).

Dalam dialog tersebut, mereka mendoakan agar duet paslon berlatar belakang pengusaha sukses dan pendidik profesional itu bisa memimpin Sidoarjo pada 2020-2024.

“Kami berdoa agar Pak Kelana dan Bunda Astutik terpilih dan memimpin Kabupaten Sidoarjo,” ucap Achmad Hadi Yanto salah satu pelaku UMKM, yang diamini sekitar 25 keterwakilan dari pelaku UMKM, nelayan dan petani tambak udangm

Menurut Hadi, hanya pasangan Mas Kelana dan Bunda Astutik yang mau mendengarkan keluhan selama ini yang dialami. Hadi yakin, hanya paslon nomor 3 dari ketiga paslon Pilkada Sidoarjo 2020 yang akan mewujudkan keluhannya itu.

Keluahan mereka saat bedialog tersebut memang cukup komplek, apalagi di tengah kondisi pandemi saat ini roda perekonomian cukup seret. Keluhan pelaku UMKM, nelayan dan petani tambak udang yang disampaikan hampir sama.

Mulai dari pendapatan yang turun drastis di tengah wabah covid-19 saat ini. Kemudian soal minimnya bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah setempat. Belum lagi, bagi pelaku UMKM kesulitan memasarkan barang produknya.

Begitupun dengan nelayan yang saat ini sulit tangkapan. Bahkan, bagi petani tambak udang yang hampir punah maupun merugi karena kurang suport dari pemerintah, padahal Kabupaten Sidoarjo bersimbol udang dan bandeng.

Selain keluhan itu, meraka juga meminta jika nanti Mas Kelana dan Bunda Astutik terpilih agar pendidikan bagi anak nelayan dan petani udang juga diperhatikan, termasuk infrastruktur yang ada di pelosok maupun pesisir Sidoarjo.

Keluhan yang disampaikan tersebut ditangkap betul oleh Kelana dan dicatat oleh tim yang mendampinginya. Kelana menyatakan sangat senang bisa bertemu dan berdialog dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan para pelaku UMKM, nelayan dan petani tambak udang.

“Pertemuan ini, semua keluhan yang bapak dan ibu sampaikan kami catat dengan baik. Insya Allah, semua keluhan dan masukan itu akan kami realisasikan, akan kami tindak lanjuti. Mohon doanya dan ajak semua untuk memilih nomor 3,” ungkap Mas Kelana.

Mas Kelana juga menyatakan, bahwa dirinya bersama Bunda Astuik benar-benar ingin memgabdi untuk mewujudkan Kabupaten Sidoarjo Makmur.

“Makmur dalam ekonomi, makmur dalam sosial dan makmur dalam infrastruktur,” jelasnya.

Bukan hanya itu, apa yang dikeluhkan pelaku UMKM, nelayan dan petani udang sudah disiapkan dalam 9 program prioritas unggulan yang memihak kepada semua lapisan masyarakat, khususnya masyarakat kecil.

Ia meminta agar 9 program tersebut terus disosialisasikan kepada semua elemen masyarakat agar pada 9 Desember 2020 masyarakat tidak salah pilih.

“Pilih nomor 3, Kelana-Dwi Astutik. Tolong seruhkan juga, dari ketiga calon Pilkada Sidoarjo 2020 hanya nomor 3 yang memiliki keterwakilan calon dari perempuan. Coblos yang ada perempuannya,” pinta Mas Kelana. (AF)

Kategori
BERITA

PKL Sidoarjo Meminta Kepada Kelana-Astutik Menjamin Kelangsungan Usahanya

SIDOARJO – Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Sidoarjo bersilaturahmi dengan Cabup Sidoarjo, Kelana Aprilianto untuk menyamakan visi dan merapatkan barisan dalam pemenangan pasangan nomor urut 3 Kelana-Astutik, di Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (31/10/2020).

Ketua Paguyuban PKL Sidoarjo Sumi Harsono menyatakan, PKL di Sidoarjo berjumlah 6.300 orang yang tersebar di seluruh wilayah di Kota Delta berharap banyak kepada pasangan Kelana-Astutik untuk kelangsungan usahanya.

“Untuk mewujudkan impian tersebut, kita PKL Sidoarjo secara bulat bertekat memenangkan pasangan nomor urut 3 Kelana-Astutik,” ucap Sumi.

Menurutnya, perlakuan terhadap para PKL selama ini masih kurang adil dan penataannya terkesan kurang serius.

Sejatinya para PKL merupakan pelaku UMKM yang masih bisa bertahan ditengah pandemi seperti saat ini. Sumi menambahkan bahwa PKL Sidoarjo ingin menjadi mitra sekaligus binaan pemerintah, dan turut berpartisipasi menjadikan Sidoarjo lebih maju.

“Kita ingin ada penataan yang bagus serta pemberdayaan para pedagang oleh pemerintah, bukan malah digusur,” imbuh Sumi.

Hal senada disampaikan Ketua Forum Koordinator PKL Sidoarjo, M Samsul. Para PKL dalam mengais rejeki selalu merasa was-was dan takut digusur karena kebijakan pemerintah kadang berseberangan dengan naluri para PKL.

“Kepada Pak Kelana, bila menjadi Bupati nanti, kita ingin ada komunikasi yang baik sehingga permasalahan PKL bisa ada solusi terbaik,” ucapnya.

Sementara itu Cabup Kelana Aprilianto, mengapresiasi semangat dan dukungan luar biasa yang diberikan Paguyuban PKL kepada pasangan Kelana-Astutik.

“Keberadaan para PKL masuk dalam program penguatan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM yang diusung Kelana-Astutik,” tutur Kelana.

Ditegaskan Kelana, bila diamanahi menjadi kepala daerah, dirinya bersama anggota dewan akan mencarikan solusi terbaik bagi PKL. Termasuk memberikan jaminan kelangsungan usahanya, dan akan mensuport para PKL dalam mencari akses permodalan.

“Para PKL akan diberikan tempat yang representatif dengan penataan yang disesuaikan dengan tata kota. Sehingga keberadaanya sekaligus menjadi destinasi wisata,” terang Kelana.

Pembinaan PKL telah masuk dalam program yang diusung oleh Kelana-Astutik. Karena itu pihaknya meminta kepada para PKL untuk mengajak seluruh anggota keluarga dan kerabatnya, pada tanggal 9 Desember nanti datang ke TPS untuk memilih calon Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik. (*)

Kategori
BERITA

Mas Kelana Ajak Jaga Kerukunan dan Stop Kampanye SARA di Momen Maulid Nabi Muhammad SAW

SIDOARJO – Duet Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) semua pendukungnya dan semua elemen masyarakat pada peringatan kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ajang untuk menjalin dan memperkuat hubungan silahturahmi antar sesama.

“Kami meminta agar silaturahmi antar sesama semakin dipererat, apalagi Kabupaten Sidoarjo mau menghadapi Pilkada,” ucap Mas Kelana ketika memperingati acara Maulid Nabi Muhammad SAW bersama para kiai, tokoh masyarakat, pendukung dan relawan yang digelar di Desa Bohar, Kecamatan Gedangan, Kamis (29/10/2020).

Bukan hanya itu, Mas Kelana juga berpesan agar semua pihak untuk tetap menjaga persatuan, meskipun pada momentum Pilkada ini berbeda pilihan.

“Ini bertujuan agar pilkada bisa berjalan damai,” pesannya.

Selain itu, cabup yang berlatar belakang pengusaha sukses itu juga menghimbau kepada semua pendukung dan relawannya agar tidak melakukan kampanye hitam (black campign) apalagi sampai menggunakan isu SARA.

“Kami tidak ingin itu dilakukan pendukung maupun relawan kami,” pintanya. Justru, lanjut Mas Kelana, pihaknya meminta agar semua pendukung dan relawan terus mengampanyekan program yang diusung paslon nomor 3.

“Program yang menjadikan Sidoarjo Makmur dalam segi Ekonomi, Sosial dan Infrastruktur,” katanya.

Begitupun, sambung dia, dengan 9 program unggulan Kelana-Dwi Astutik yang memihak kepada masyarakat.

Mas Kelana meminta agar 9 program tersebut terus disosialisasikan kepada semua elemen masyarakat agar pada 9 Desember 2020 masyarakat tidak salah pilih.

“Pilih nomor 3, Kelana-Dwi Astutik. Tolong seruhkan juga, dari ketiga calon Pilkada Sidoarjo 2020 hanya nomor 3 yang memiliki keterwakilan calon dari perempuan. Coblos yang ada perempuannya,” pintanya. (AF)

Kategori
BERITA

Berdiskusi Dengan Pegiat Sosial, Mas Kelana Komitmen Entaskan Kemiskinan

SIDOARJO – Komitmen Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, H Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) untuk membangun dan mewujudkan Kabupaten Sidoarjo makmur memang tak perlu diragukan lagi.

Sebab, duet paslon dengan jargon Sidoarjo Berkelas (Bersama Kelana-Astutik) yang berlatar belakang pengusaha sukses dan tenaga pendidik profesional itu saat ini sudah mulai menunjukan bukti nyata kepada semua masyarakat Sidoarjo. Hal itu ditunjukan disetiap pertemuan dengan semua elemen masyarakat.

“Untuk memegang amanah, kami akan bekerja secara jujur, transparan dan betul-betul mengabdi untuk Sidoarjo makmur,” ucap Mas Kelana, ketika bertemu dengan pegiat sosial, di Desa Terung Kulon, Kecamatan Krian, Rabu (28/10/2020) malam.

Mas Kelana kembali menyatakan keinginannya dengan Bunda Astutik maju di Kabupaten Sidoarjo merupakan niat yang bulat dan ingin betul-betul mengabdi, berkeinginan mengelola Kabupaten Sidoarjo secara transparan.

“Dan hasilnya bisa dinikmati langsung masyarakat Sidoarjo,” ungkapnya ketika didampingi Gus Muin, adik kandung dari KH Agus Ali Mashuri (Gus Ali).

Bukan hanya itu, Kelana-Astutik yang merupakan duet pasangan religius-nasionalis itu juga siap menerima masukan apapun dan dari semua elemen masyarakat untuk kemajuan Sidoarjo.

Kelana – Astutik merupakan paslon yang klop. Sebab, dari ketiga calon Pilkada Sidoarjo 2020 hanya nomor 3 yang memiliki keterwakilan calon dari perempuan. Selian itu, program untuk mewujudkan Sidoarjo makmur dalam segi ekonomi sosial dan infrastruktur juga telah disiapkan.

Begitupun dengan 9 program unggulan Kelana-Dwi Astutik yang memihak kepada masyarakat. Kesembilan program itu yaitu :

  1. Stop covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi akibat covid-19.
  2. Melindungi warga miskin dan anak terlantar melalui bantuan langsung tunai, BPJS Kesehatan gratis, gratis belajar 12 tahun, serta menyediakan mata pencaharian yang layak dan berkelanjutan.
  3. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan sampai tingkat desa, dan ambulan gratis untuk setiap desa dan peningkatan peran posyandu untuk balita dan manula.
  4. Perbaikan kualitas pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru honorer, ustadz dan guru TK/PAUD.
  5. Pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak dan manula.
  6. Mewujudkan kerukunan antar umat beragama dan kesetaraan gender.
  7. Menyediakan lapangan kerja yang ayak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo.
  8. Penguatan UMKM dan mendorong tumbuh kembangnya wirausaha baru.
  9. Membangun Sidoarjo menjadi daerah layak huni dan layak usaha.

Mas Kelana juga menambahkan bila ditakdirkan memimpin Kabupaten Sidoarjo akan akan bekerja secara serius, dengan sungguh-sungguh agar kemiskinan diselesaikan di Sidoarjo.

“Dan ini menjadi harapan warga Sidoarjo,” sebutnya yang meminta semua masyarakat agar 9 Desember nanti tidak ragu untuk memilih nomor 3 Kelana Aprilianto-Dwi Astutik. (AF)

Kategori
BERITA

Bunda Astutik Disambati Banyak Keluhan dari Pedagang Ikan dan Nelayan

SIDOARJO – Calon Wakil Bupati nomor urut 3, Hj Dwi Astutik (Bunda Astutik) terus turun ke lapangan untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.

Kali ini, pendamping Cabup Kelana Aprilianto (Mas Kelana) itu turun menyapa pedagang dan para nelayan yang ada di dua Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati dan Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru.

Berada di dua lokasi tersebut, Bunda Astutik dengan sabar mendengar keluhan dari para pedagang mulai kurang laku. Kemudian mendengar keluhan para nelayan mulai terkait sama sekali tidak ada bantuan dari pemerintah.

“Sama sekali tidak ada bantuan dari pemerintah kepada nelayan di sini,” keluh Ahmad Baibaqi salah satu nelayan yang menyebutkan bahwa kelompok nelayan membutuhkan bantuan jaring ikan, memfungsikan lagi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan wisata hiburan air.

Bukan hanya itu, ia juga mengeluhkan kumuhnya kondisi lingkungan itu dan juga mengingingkan agar pendidikan bagi anak nelayan yabg wilayah pesirir diperhatikan.

“Tolong Bu, terutama guru ngaji diperhatikan. Kasian mereka sebulan biasanya hanya mendapat honor Rp 80 ribu,” pintanya.

Keluhan tersebut langsung direspon Bunda Astutik satu persatu. Terkait keluhan pedagang bahwa pihaknya memiki progaram untuk membantu mempromosikan lewat digital marketing. Bahkan, sambung dia, melalu digital merketing itu akan membuka lapangan pekerjaan.

“Semua produk-produk nanti bisa dijual lewat digital marketing, karena saat ini sudah era 4.0,” jelas Bunda Astutik.

Sementara, keluhan dari para nelayan tersebut juga diperhatikan dan akan direalisasikan bila nanti dirinya bersama Kelana Aprilianto menjabat Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.

“Semua sudah dicatat dama tim saya. Nanti semua yang dikeluhkan itu akan kami realisasikan,” ungkapnya.

Selain itu, Bunda Astutik juga meminta agar para nelayan beserta masyarakat ikut menjaga sungai dari sampah yang kumuh.

“Kabersihan sungai ini harus dijaga betul agar nelayan mendapatkan ikan yang sehat,” jelasnya seraya menyatakan bahwa putra putri nelayan harus mendapatkan pendidikan yang merata.

Meski demikian, penjelasan tersebut melegakan para pedagang dan nelayan. Mereka menyatakan dukungan dan mencoblos pasangan nomor 3 agar memimpin Sidoarjo kedepan.

“Baru Ibu saja calon pemimpin yang turun ke sini melihat kondisi wilayah sini dan mau berdialog dengan masyarakat,” puji salah satu nelayan yang diamini nelayan lain. (**)

Kategori
BERITA

Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik Siap Perjuangkan Pembangunan SMA Negeri di Setiap Kecamatan

SIDOARJO – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) sangat konsen dalam dunia pendidikan. Hal tersebut menjadi komitmen paslon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik) dalam sembilan program untuk sidoarjo lebih makmur.

Mas Kelana berjanji akan mengupayakan berdirinya Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

“Saya bersama Bunda Astutik akan upayakan semaksimal mungkin mewujudkan SMA Negeri di tiap kecamatan di Kabupaten Sidoarjo,” ucap Kelana, ketika menghadiri konsolidasi internal partai PDIP mulai tingkat DPC, PAC, dan Ranting di Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono, Selasa (27/10/2020) malam.

Janji Mas Kelana itu bukan hanya isapan jempol, sebab sebagai pengusaha yang memiliki wawasan luas dan jaringan birokrat di Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Pusat itu akan mengupayakan semaksimal mungkin terwujudnya sekolah tersebut.

Apalagi, fakta di Kabupaten Sidoarjo tidak semua kecamatan terdapat pendidikan SMA Negeri. “Di Kecamatan Sukodono saja tidak ada. Belum di kecamatan lain,” jelasnya dalam acara yang juga dihadiri tokoh PDIP Bambang DH dan Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo Samsul Hadi.

Meski kewenangan SMA di provinsi, namun Kelana optimis semua itu bakal bisa direalisasikan dengan kordinasi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Apalagi, untuk mewujudkan itu juga mendapat dukungan dari masyarakat di tiap kecamatan yang menginginkan pendidikan gratis hingga SMA.

Sebab, saat ini hanya ada 12 SMA Negeri di Sidoarjo. Padahal daerah ini punya 18 kecamatan dengan 322 desa.

“Hak setiap anak mengeyam pendidikan hingga SMA hak mutlak yang harus dituntaskan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan adanya SMA Negeri di tiap kecamatan. Mohon doa dan dukungannya,” harapnya. (AF).

Kategori
BERITA

Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik Rancang Program Paket Bantuan Pangan Lansia Sebatangkara Sidoarjo

SIDOARJO – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3 Kelana–Dwi Astutik terus berpikir untuk kesejahteraan warga Sidoarjo jika diberi mandat memimpin Kota Delta nantinya.

Lewat visi menjadikan Sidoarjo Makmur, Bersama Kelana–Dwi Astutik (BerKelas) memasukkan program untuk membantu warga lanjut usia sebatang kara atau lansia yang hidup tanpa keluarga dalam salah satu misinya.

Kelana Aprilianto mengatakan, pihaknya akan mengadaptasi program “Rantang Kasih” yakni pemberian paket pangan yang ditujukan untuk para lansia yang hidup sebatang kara, dengan memberikan makanan bergizi setiap hari kepada lansia kurang mampu dan terlantar.

“Kami mengusung program pemberian pangan untuk warga yang sudah lanjut usia setiap hari. Nantinya makanan-makanan ini akan dikirimkan dua kali sehari setiap hari,” jelasnya.

Ditambahkan Cabup yang berpasangan dengan Dwi Astutik tersebut, program rantang kasih juga akan melibatkan warung-warung terdekat, sehingga makanan akan tetap hangat dan gizi terjaga.

“Program rantang kasih ini kami rancang juga akan bekerja sama dengan tenaga medis atau ahli gizi untuk mengawasi jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi para lansia. Sehingga gizinya sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Ditegaskan Kelana, jika program bantuan pangan ini diprioritaskan untuk lansia yang sebatang kara, tidak mampu, usia 60 tahun ke atas, hidup sendiri yang dimaksudkan adalah hidup di rumah sendiri tanpa sanak keluarga serta tidak punya mata pencaharian atau penghasilan.

Menurut Kelana, program tersebut bisa dirancang dan direncanakan lewat dana APBD yang cukup untuk merawat para lansia. Oleh karenanya, ia yakin paket kebutuhan pangan untuk para lansia dapat direalisasikan.

Tak hanya itu, paslon BerKelas juga berencana untuk membuat fasilitas umum ramah lansia yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, juga akan mengoptimalkan Posyandu lansia. Ini untuk menjamin kesehatan dan kebugaran mereka di masa tua. (*)

Kategori
BERITA

Penanganan Covid-19 Menjadi Poin Utama Sembilan Program Unggulan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik

SIDOARJO – Dampak pandemi covid-19 saat ini sangat luar biasa bagi semua sektror usaha. Hampir semua gulung tikar akibat ikut berimbas damapak tersebut. Belum lagi bagi sektor perekonomian yang hampir semua tidak bergerak.

Kondisi pandemi saat ini sangat difahami betul oleh Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, H Kelana Aprilianto dan Bunda Dwi Astutik. Penanganan pandemi covid-19 bagi masyarakat Sidoarjo saat ini betul-butul sangat diperhatikan duet nasionalis relijius itu.

Hal itu bukan omongkosong belaka, melainkan dibuktikan dari 9 program unggulan yang disiapkan, penanganan covid-19 jadi program prioritas pertama kali yang diselesaikan ketika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020-2024 mendatang.

“Stop covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi akibat covid-19′ menjadi urutan pertama kali program yang harus dituntaskan agar pandemi di Kabupaten Sidoarjo cepat teratasi,” kata Kelana Aprilianto, Senin (26/10/2020).

Mengapa program pertama yang diusung terkait percepatan penanganan covid-19 di Sidoarjo ??? Mas Kelana sapaan akrabnya menjelaskan bahwa, latar belakang sebagai seorang pengusaha menjadikan ia faham betul bahwa covid-19 harus segera diatasi.

Bahkan, menurutnya, harus dikerahkan semua tenaga semaksimal mungkin untuk ikut mempercepat penanganan covid-19 agar segera tuntas. Sebab, bila tidak segera dituntaskan secara otomatis menggangu roda perekonomian.

“Maka ekonomi jelas tergangu. Jadi kunci pertama kali segera menuntaskan covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Kalau sudah tuntas maka tinggal program-program lainnya. Seperti contohnya program gerakan disinfeksi seribu rumah ibadah dan pondok pesantren yang saat ini sedang kita lakukan,” ujarnya.

Lalu bagaimanakan agar covid-19 di Kabupaten Sidoarjo segera tuntas ??? Kelana menyatakan akan mengerahkan dan mengajak semua pihak untuk ikut menjaga protokol kesehatan (prokes).

Termasuk, memberikan edukasi pentingnya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Himbauan itu terus digencarkan kepada masyarakat dan semua OPD juga wajib ikut memberikan contoh dan himbauan,” ungkapnya.

Bila hal tersebut diterus dilakukan dan disadari masyarakat, besar harapan covid-19 di Kabupaten Sidoarjo segera tuntas.

“Kalau covid cepat selesai, maka roda perekonomian kembali normal,” pungkasnya. (AF)

Kategori
BERITA

Komitmen Dwi Astutik Bantu Majukan UMKM di Sidoarjo

SIDOARJO – Program ekonomi kerakyatan dan pengentasan masalah UMKM di tengah pandemi covid-19 menjadi fokus Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) untuk menata Kabupaten Sidoarjo lebih baik.

Untuk mengetahui pemetaan produk dan masalah UMKM di Kabupaten Sidoarjo, calon Wakil Bupati Sidoarjo yang diusung koalisi PDIP-PAN itu terus turun ke lapangan berdialog langsung dengan para pelaku UMKM.

Menurut Bunda Astutik, pemetaan produk dan masalah UMKM di Sidoarjo menjadi hal yang mendasar untuk mengetahui problem para pelaku UMKM di tengah pandemi covid-19 saat ini.

“Sebetulnya masalahnya, kalau kami berbincang dengan pelaku UMKM mereka mengeluhkan produknya masih belum terbackup secara baik. Itu nanti perlu dibenahi,” ucapnya ketika berkunjung ke UMKM Tas di Kecamatan Tanggulangin, Minggu (25/10/2020).

Selian itu, pelaku UMKM juga mengeluh tidak terbantu dalam pemasaran, terlebih kondisi di tengah pandemi saat ini omsetnya turun drastis.

“Tadi disampaikan penurunan usahanya mencapai 80-90 persen. Bahkan, awalnya yang memiliki 12 tenaga kerja, kondisi pandemi ini hanya tinggal 2 orang saja, itupun anaknya sendiri. Merek bilang kondisi saat ini cukup untuk makan saja,” ungkapnya.

Bunda Astutik menyatakan, keluhan langsung yang didengar tersebut akan dibantu kedepannya dengan sebuah sistem marketing yang diihtiyarkan, baik dalam tingkat Kabupaten, Jawa Timur, Indonesia bahkan hingga importir untuk produk unggulan Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, kondisi pandemi covid-19 membuat daya beli masyarakat rendah. Hal itu, menurut Bunda Astutik, sebuah tantangan yang harus diawali dengan sebuah strategi dan sistem yang dikuatkan daya belinya melaui pemerintah lewat dinas.

“Kita akan membantu lewat itu. Kita beli produk lokal, ngapain produk luar negeri kalau produk dalam negeri ada,” jelasnya.

Bukan hanya itu, penguatan daya beli produk lokal itu juga bisa lewat kedinasan ketika ada hajatan pemerintah harus menggunakan produk milik sendiri.

“Bisa (produk) antar lingkungan, antar kecamatan dan kabupaten. Jadi gak usah beli dari luar negeri dulu. Ini harus kita kuatkan untuk membangun Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya. (***)

Kategori
BERITA

Kelana Aprilianto: Sidoarjo Harus Lebih Baik Lagi

SIDOARJO – Calon Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto kembali menegaskan mimpi besarnya bisa membuat Kabupaten Sidoarjo makmur dan damai. Untuk itu, Sidoarjo harus lebih baik dari saat ini, mulai aspek infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan berbagai aspek lainnya.

Kelana yang berpasangan dengan tokoh Muslimat NU Jawa Timur Dwi Astutik ini mengaku, keyakinannya itu bukan tanpa dasar. Kelana melihat potensi Kabupaten Sidoarjo, yang memiliki sumber daya manusia maupun alam yang luar biasa.

Selain juga Kabupaten Sidoarjo mempunyai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup besar. Awal Oktober ini, Pemkab dan DPRD Sidoarjo menyepakati APBD Perubahan 2020 sebesar RP 5,1 Triliun.

“Bila dikelola dengan baik dan benar akan menjadikan Sidoarjo lebih baik dari saat ini. Infrastruktur diperbaiki, sektor ekonomi dibenahi dengan mengembangkan para pedagang dan UMKM”, tegas Kelana di Sidoarjo, Minggu (25/10).

Calon Bupati yang berlatar belakang pengusaha ini menilai, banyak yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perekonomian Sidoarjo, meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi pengangguran.

Sidoarjo memiliki sumber daya perikanan, seperti udang dan bandeng yang bahkan dijadikan ikon daerah. Kedua komoditas perikanan ini bisa diolah menjadi barang jadi sehingga memiliki nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat Sidoarjo.

Di Sidoarjo juga banyak pabrik dan perusahaan besar, yang bisa memberikan lapangan kerja bagi warga Sidoarjo. Tinggal bagaimana kebutuhan pabrik dan perusahaan tersebut disinkronkan dengan ketersediaan tenaga kerja yang dibutuhkan.

Pasangan Kelana-Astutik telah menyiapkan 9 program untuk membangun Sidoarjo, yang terangkum dalam tiga program utama yakni Makmur Sosial, Makmur Infrastruktur dan Makmur Ekonomi.

“Yang jelas kita akan melakukan perubahan secara mendasar. Perubahan yang langsung bisa dirasakan masyarakat Sidoarjo ke depan,” ujar Kelana menutup pembicaraan. (***)

Kategori
BERITA

Paslon Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik Luncurkan Website Kampanye Ditengah Pandemi

SIDOARJO – Selain menghadirkan program gerakan disinfeksi seribu rumah ibadah dan pondok pesantren, kali ini Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) resmi meluncurkan website kampenye sidoarjoberkelas.co.id.

Bunda Astutik menyampaikan bahwa, dengan adanya website Sidoarjo Berkelas ini diharapkan masyarakat Kabupaten Sidoarjo dapat lebih mudah mendapatkan informasi terkait visi misi dan juga setiap kegiatan yang dilakukan oleh Paslon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik).

“Tujuan peluncuran website Sidoarjo Berkelas (sidoarjoberkelas.co.id) adalah sebagai lumbung informasi masyarakat Sidoarjo terkait profil, visi-misi, kegiatan kampanye, info sosial media, yang dilakukan oleh Paslon Berkelas,” kata Dwi Astutik, Jumat, (23/10/2020).

Lebih lanjut dijelaskan Bunda Astutik bahwa website Sidoarjo Berkelas nantinya juga akan dijadikan tempat atau wadah bagi masyarakat Sidoarjo untuk menyampaikan aspirasi atau untuk berkomunikasi langsung dengan Paslon Berkelas.

“Website ini nantinya juga digunakan untuk berinterksi dengan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya melalui website tersebut,” jelas Bunda Astutik.

Dalam website sidoarjoberkelas.co.id itu nantinya masyarakat Kabupaten Sidoarjo juga dapat mendapatkan informasi terkait setiap kegiatan yang dilakukan oleh Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik.

Masyarakat juga bisa mendapatkan informasi tentang program apa saja yang dimiliki dan ditawarkan oleh Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik dalam upaya memajukan Kabupaten Sidoarjo.

“Jadi semua kegiatan kampanye kami, dan juga program-program unggulan kami akan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat Sidoarjo melalui website sidoarjoberkelas.co.id,” jelas Bunda Astutik

Ditambahkan Bunda Astutik bahwa peluncuran website sidoarjoberkelas.co.id ini juga sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Sidoarjo seperti halnya dengan program disinfeksi seribu rumah ibadah dan pondok pesantren.

Karena menurut perempuan Muslimat NU ini, dengan adanya website tersebut pihaknya tidak harus bertatap muka langsung dengan masyarakat dalam menyampaikan setiap program dan visi misi Paslon Berkelas.

“Website ini juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya tatap muka langsung dengan masyarakat, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya penyebaran virus covid-19,” pungkasnya. (***)

Kategori
BERITA

PDI Perjuangan Semangat Gotong Royong Menangkan Mas Kelana dan Bunda Astutik

SIDOARJO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno MAP,  memberikan semangat kepada seluruh kader PDI Perjungan Sidoarjo untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut tiga, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik).

Menurut Sri Untari,  potensi besar Sidoarjo  tidak boleh disia-siakan. Seluruh kader PDI Perjuangan harus gotong-royong bersatu padu, satu barisan, satu langkah untuk memenangkan pasangan  nomor urut tiga.

“Kita punya modal besar untuk menang,  kita tunjukan bahwa, kita adalah kader militan. Dengan semangat gotong-royong kita pasti bisa,” tegas Sri Untari, Rabu (21/10/2020).

Sri Untari menyampaikan, seluruh anggota dewan, dengan dibantu anggota dewan dari Kabupaten Pasuruan dan pengurus partai hingga tingkat anak ranting, harus bergerak bersama-sama.

“Program-program Pak Kelana dan Bu Astutik, harus disampaikan kepada para tokoh masyarakat,” pintanya.

Apalagi calon yang diusung oleh PDI Perjuangan merupakan orang yang sangat kapabel. Kelana Aprilianto, merupakan seorang pengusaha yang  dinilai mampu membawa Sidoarjo lebih maju dan makmur.

“Persoalan infrastruktur akan menjadi prioritas. Pak Kelana punya kemampuan karena dia seoarang pengusaha. Tentunya sangat faham bagaimana membangun infrastruktur untuk kepentingan masyarakat Sidoarjo,” tutur Sri Untari.

Sedangkan Dwi Astutik menurut dia, seorang yang pengalaman di bidang pendidikan. Kemampuan Dwi Astutik dalam meningkatkan SDM sudah tidak diragukan lagi.

“Bu Dwi ini, sosok pengurus Muslimat yang punya kemampuan di dunia pendidikan. Karena itu, Bu Dwi akan   membangun SDM masyarakat Sidoarjo,” tambah Sri Untari.

Jadi lanjut Sri Untari, pasangan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik adalah pasangan yang sangat ideal untuk membangun Sidoarjo kedepan. (*)