Kategori
BERITA

Kualitas Kesehatan Masyarakat jadi Prioritas dalam Program Unggulan Paslon Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik

SIDOARJO – Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik juga sangat konsen terkait urusan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Hal itu dibuktikan dalam program unggulan ketiga terkait ‘Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat’.

Lalu bagaimana caranya ??? duet pasangan yang diusung koalisi PDIP-PAN itu sudah mengkonsep penyediaan layanan kesehatan sampai tingkat kelurahan dan desa. Ketersediaan layanan tersebut merupakan fasilitas puskesmas pembantu (pustu) yang sudah ada di tiap desa dan kelurahan.

Hanya saja, fasilitas puskesmas pembantu tersebut masih kurang optimal. Mas Kelana menyatakan, pustu di setiap desa dan kelurahan itu akan didorong bahkan digelontorkan anggaran yang cukup agar pelayanan kesehatan masyarakat di kelurahan dan desa semua terpenuhi.

“Agar semua elemen masyarakat bisa menjangkau pelayanan kesehatan cukup di tingkat desa dan kelurahan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” harapnya.

Selain itu, untuk menunjang pelayanan ditingkat kelurahan dan desa se-Sidoarjo, Mas Kelana dan Bunda Astutik juga akan menyediakan ambulan gratis untuk setiap kelurahan dan desa.

Hal itu untuk menunjang pelayanan kesehatan bila sewaktu-waktu masyarakat dalam keadaan insidentil, misalnya mau melahirkan atau berobat ke rumah sakit dalam keadaan terdesak memerlukan mobil ambulance.

“Jadi tidak sampai harus mencari atau menunggu lama bila membutuhkan mobil ambulance. Bila tiap kelurahan dan desa punya sendiri semakin cepat tertangani, apalagi mobil ambulance itu sangat membantu bagi masyarakat yang tinggal di pelosok desa di Kabupaten Sidoarjo,” jelas Mas Kelana.

Selain pengkatan pelayanan dan menyediakan mobil ambulance di tiap kelurahan dan desa, paslon nomor urut 3 tersebut juga memperhatikan peningkatan peran posyandu balita dan manula di Kabupaten Sidoarjo. Sebab, melalui peningkatan posyandu akan menjamin kesehatan bagi balita dan manula yang diketahui kesehatannya terdata secara berkala.

Program unggulan ketiga Kelana Aprilianto-Dwi Astutik tersebut merupakan bagian lanjutan program kedua yang telah disiapkan memihak kepada masyarakat untuk ‘melindungi warga miskin dan anak terlantar’ melalui bantuan langsung tunai, BPJS Kesehatan gratis, gratis belajar 12 tahun serta menyediakan mata pencarian yang layak dan berkelanjutan. (***)

Kategori
BERITA

Penanganan Covid-19 Menjadi Poin Utama Sembilan Program Unggulan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik

SIDOARJO – Dampak pandemi covid-19 saat ini sangat luar biasa bagi semua sektror usaha. Hampir semua gulung tikar akibat ikut berimbas damapak tersebut. Belum lagi bagi sektor perekonomian yang hampir semua tidak bergerak.

Kondisi pandemi saat ini sangat difahami betul oleh Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, H Kelana Aprilianto dan Bunda Dwi Astutik. Penanganan pandemi covid-19 bagi masyarakat Sidoarjo saat ini betul-butul sangat diperhatikan duet nasionalis relijius itu.

Hal itu bukan omongkosong belaka, melainkan dibuktikan dari 9 program unggulan yang disiapkan, penanganan covid-19 jadi program prioritas pertama kali yang diselesaikan ketika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020-2024 mendatang.

“Stop covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi akibat covid-19′ menjadi urutan pertama kali program yang harus dituntaskan agar pandemi di Kabupaten Sidoarjo cepat teratasi,” kata Kelana Aprilianto, Senin (26/10/2020).

Mengapa program pertama yang diusung terkait percepatan penanganan covid-19 di Sidoarjo ??? Mas Kelana sapaan akrabnya menjelaskan bahwa, latar belakang sebagai seorang pengusaha menjadikan ia faham betul bahwa covid-19 harus segera diatasi.

Bahkan, menurutnya, harus dikerahkan semua tenaga semaksimal mungkin untuk ikut mempercepat penanganan covid-19 agar segera tuntas. Sebab, bila tidak segera dituntaskan secara otomatis menggangu roda perekonomian.

“Maka ekonomi jelas tergangu. Jadi kunci pertama kali segera menuntaskan covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Kalau sudah tuntas maka tinggal program-program lainnya. Seperti contohnya program gerakan disinfeksi seribu rumah ibadah dan pondok pesantren yang saat ini sedang kita lakukan,” ujarnya.

Lalu bagaimanakan agar covid-19 di Kabupaten Sidoarjo segera tuntas ??? Kelana menyatakan akan mengerahkan dan mengajak semua pihak untuk ikut menjaga protokol kesehatan (prokes).

Termasuk, memberikan edukasi pentingnya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Himbauan itu terus digencarkan kepada masyarakat dan semua OPD juga wajib ikut memberikan contoh dan himbauan,” ungkapnya.

Bila hal tersebut diterus dilakukan dan disadari masyarakat, besar harapan covid-19 di Kabupaten Sidoarjo segera tuntas.

“Kalau covid cepat selesai, maka roda perekonomian kembali normal,” pungkasnya. (AF)