Kategori
BERITA

Mas Kelana dan Bunda Astutik Siap Sediakan Lapangan Kerja Sesuai Kebutuhan Masyarakat Sidoarjo

SIDOARJO – Niat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) menjadikan Kabupaten Sidoarjo Makmur dalam aspek ekonomi, sosial dan infrastruktur dan sejumlah aspek lainnya tak perlu diragukan lagi.

Hal itu dibuktikan dengan 9 program unggulan yang telah disiapkan dan siap direalisasikan bila nanti diberi amanah memimpin Sidoarjo.

Sembilan program tersebut tentunya menyangkut semua aspek dan memihak kepada semua elemen masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

Bahkan, duet paslon yang berlatar belakang pengusaha sukses dan pendidik profesional itu sangat konsen terkait menyedikan lapangan kerja yang dimasukan dalam program unggulan nomor 7, yaitu ‘menyediakan lapangan kerja yang layak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo’.

Komitmen menyediakan lapangan kerja yang layak itu dibuktikan Mas Kelana dan Bunda Astutik dalam setiap pertemuan, menggelar dialog maupun masukan dengan semua elemen masyarakat Sidoarjo, mulai pedagang pasar, nelayan, pelaku UMKM, petani tambak bahkan sejumlah pengusaha di Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Mas Kelana, peningkatan dan pemerataan ekonomi akan menjadi prioritas dirinya bersama Dwi Astutik. Program ekonomi kerakyatan dengan menggandeng para pelaku UMKM diyakini akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan baru.

“Kita sudah programkan sistim digital marketing yang akan dikoneksikan dengan UMKM. Diharapkan dengan program ini para pelaku UMKM bisa menjadi manager atas usahanya dan akan membuka lapangan kerja baru yang layak dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo,” jelas Mas Kelana.

Selain itu, pelatihan kerja dan kewirausahaan juga akan dibuka seluas-luasnya, terutama bagi kaum milenial benar-benar didorong menjadi seorang wirausaha yang nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Begitupun dengan kerjasama antara pelaku UMKM dengan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo yang berkesinambungan. Hal itu akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sidoarjo.

Bukan hanya itu, pasangan Berkelas itu juga memikirkan nasib bagi kaum difable agar mendapat hak yang sama mendapat lapangan kerja yang layak.

“Kami akan siapkan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang mendukung skill mereka hingga siap kerja,” jelasnya.

Kelana berharap bila nanti terpilih akan hadir untuk semua lapisan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Ia juga siap menerima masukan dan kritikan semua elemen masyarakat Sidoarjo untuk mewujudkan Sidoarjo Makmur.

“Jadi jangan salah pilih. Ingin Sidoarjo Makmur pilih nomor 3, Kelana-Dwi Astutik. Tolong seruhkan juga, dari ketiga calon Pilkada Sidoarjo 2020 hanya nomor 3 yang memiliki keterwakilan calon dari perempuan. Coblos yang ada perempuannya,” pinta Mas Kelana.

Kategori
BERITA

Pemuda Pancasila Sidoarjo Deklarasi Dukungan Menangkan Paslon Kelana-Astutik

SIDOARJO – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sidoarjo totalitas memenangkan duet pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik, pada Pilkada Sidoarjo 2020.

Totalitas kesiapan untuk memenangkan pasangan nomor urut 3 itu dibuktikan dengan menggelar deklarasi di salah satu kolam pemancingan di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 pada, Kamis (22/10/2020).

Ketua MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Mursidi menyatakan bahwa Pemuda Pancasila yang memiliki basis masa sangat banyak akan diterjunkan mulai tingkat kecamatan hingga di tingkat desa.

Bahkan, lanjut Mursidi, pihaknya akan menempatkan kader hingga tingkat TPS untuk memenangkan paslon dengan jargon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik) itu untuk menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.

“Kami PP (Pemuda Pancasila,red) mendukung calon Bupati bapak Kelana Aprilianto yang merupakan Kader Pemuda Pancasila. Maka, setiap TPS harus ada orang PP,” tegasnya usai acara deklarasi yang dihadiri ratusan kader PAC Pemuda Pancasila se-Sidoarjo.

Mursidi menegaskan, bagi Pemuda Pancasila sosok Kelana Aprilianto bukanlah hal yang asing. Apalagi, Kelana merupakan kader Pemuda Pancasila yang track recordnya jelas dan sosok yang low profil.

“Pak Kelana ini orangnya low profil, gampang memafkan dan mengiklaskan. Beliau sosok karakter petarung tangguh, jadi tidak mau kendor semangatnya. Insya Allah dengan keyakinan kita bersama, Pak Kelana akan memimpin (Bupati) Sidoarjo,” jelasnya.

Sementara itu, Kelana Aprilianto mengaku bersyukur atas dukungan penuh dari Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo yang dikomandani Haji Mursidi.

“Beliau sangat faham dengan kami, beliau cukup kenal lama dengan kami karena sama-sama sebagai kader Pemuda Pancasila,” ucapnya.

Kelana menjelaskan bahwa dirinya pada tahun 2013-2018 pernah menjabat bendahara MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur dibawah komando LaNyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua MPW PP Jatim. Namun, lanjut dia, pada tahun 2018 tidak dijadikan bendahara lagi karena dirinya ditunjuk sebagai Ketua Relawan Jokowi di Jawa Timur.

“Tapi sampai hari ini saya masih tercatat sebagai kader Pemuda Pancasila Jawa Timur,” sebut Kelana.

Kelana juga optimis dengan dukungan Pemuda Pancasila Sidoarjo yang diyakini bisa meraih suara penuh pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya berharap agar kader Pemuda Pancasila Sidoarjo tetap mengawalnya bila terpilih dan menjabat Bupati Sidoarjo hingga 2024 mendatang,” pungkas Kelana Aprilianto. (*)

Kategori
BERITA

PDI Perjuangan Semangat Gotong Royong Menangkan Mas Kelana dan Bunda Astutik

SIDOARJO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno MAP,  memberikan semangat kepada seluruh kader PDI Perjungan Sidoarjo untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut tiga, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik).

Menurut Sri Untari,  potensi besar Sidoarjo  tidak boleh disia-siakan. Seluruh kader PDI Perjuangan harus gotong-royong bersatu padu, satu barisan, satu langkah untuk memenangkan pasangan  nomor urut tiga.

“Kita punya modal besar untuk menang,  kita tunjukan bahwa, kita adalah kader militan. Dengan semangat gotong-royong kita pasti bisa,” tegas Sri Untari, Rabu (21/10/2020).

Sri Untari menyampaikan, seluruh anggota dewan, dengan dibantu anggota dewan dari Kabupaten Pasuruan dan pengurus partai hingga tingkat anak ranting, harus bergerak bersama-sama.

“Program-program Pak Kelana dan Bu Astutik, harus disampaikan kepada para tokoh masyarakat,” pintanya.

Apalagi calon yang diusung oleh PDI Perjuangan merupakan orang yang sangat kapabel. Kelana Aprilianto, merupakan seorang pengusaha yang  dinilai mampu membawa Sidoarjo lebih maju dan makmur.

“Persoalan infrastruktur akan menjadi prioritas. Pak Kelana punya kemampuan karena dia seoarang pengusaha. Tentunya sangat faham bagaimana membangun infrastruktur untuk kepentingan masyarakat Sidoarjo,” tutur Sri Untari.

Sedangkan Dwi Astutik menurut dia, seorang yang pengalaman di bidang pendidikan. Kemampuan Dwi Astutik dalam meningkatkan SDM sudah tidak diragukan lagi.

“Bu Dwi ini, sosok pengurus Muslimat yang punya kemampuan di dunia pendidikan. Karena itu, Bu Dwi akan   membangun SDM masyarakat Sidoarjo,” tambah Sri Untari.

Jadi lanjut Sri Untari, pasangan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik adalah pasangan yang sangat ideal untuk membangun Sidoarjo kedepan. (*)

Kategori
BERITA

Barikade Gus Dur Siap Menangkan Mas Kelana dan Bunda Astutik di Pilkada Sidoarjo

SIDOARJO – Dukungan terus mengalir deras kepada pasangan calon nomor tiga di Pilbup Sidoarjo 2020. Barisan Kader Gus Dur (Barikade Gus Dur) Sidoarjo kompak menyerukan deklarasi memenangkan Kelana-Dwi Astutik, Minggu (18/10/2020).

Ketua DPC Barikade Gus Dur Kabupaten Sidoarjo, H Moh Irfan, secara khusus menyematkan jas hijau khas seragam organisasi masyarakat pengawal KH Abdurrahman Wahid tersebut kepada Kelana.

Dengan penuh kebanggan, Kelana mengaku merasakan suatu getaran tanda kemenangan.

“Saya betul-betul merasa terharu dan gemetar, sempat dibisiki Abah Masnuh (ketua tim pemenangan) anggota Barikade Gus Dur di Sidoarjo sudah lebih dari 4000 orang,” ungkap Kelana.

Militansi Barikade Gus Dur, menurut Kelana, tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan tersebut sebagai motivasi dan semangat untuk Pasangan Berkelas membangun Sidoarjo makmur.

“Saya bersama Bunda Astutik sudah bertekad mewakafkan diri untuk membangun Sidoarjo. Kemenangan ini akan menjadi kemenangan Barikade Gus Dur Sidoarjo dan seluruh masyarakat Sidoarjo,” ucapnya.

Tak lupa, Kelana memohon kepada seluruh anggota agar hadir merapatkan barisan, menyatukan langkah untuk mewujudkan paslon nomor tiga menang di Pilkada Sidoarjo 2020.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga sekali,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Barikade Gus Dur, Sudarsono Rahman, memuji Kelana sebagai sosok politisi senior yang paham birokrasi dan mampu menjalankan roda pemerintahan. Serta, sosok entrepreneur yang mampu mengangkat kembali ekonomi Sidoarjo.

Di samping itu, baik Kelana Aprilianto maupun Dwi Astutik tidak diragukan lagi ke-NU-annya.

“Kelana adalah penasehat RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) sedangkan Dwi Astutik lahir procot sudah NU,” ucap Sudarsono.

Lebih lanjut ia menegaskan jika prinsip keputusan DPP Barikade Gus Dur tidak akan mendukung paslon yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilkada. “Kenapa? Kita nanti ngobrol,” tandasnya.

Maka, tiga hal tersebut menjadi alasan Barikade Gus Dur mendukung Kelana. Sehingga, mampu menjadi bekal bagi para anggota untuk mengkapitalisasi suara.

“Kita tidak sembarangan mendukung. Dan kami meyakinkan bahwa Kelana mampu membawa Sidoarjo bermartabat dan rakyatnya sejahtera,” ujarnya.

Pasca deklarasi tersebut, ia juga meminta para anggota Barikade Gus Dur agar langsung bergerak. “Setelah deklarasi jangan tidur, deklarasi jalan dengan tiga bekal itu,” tandasnya. (*)