Kategori
BERITA

Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik Siap Perjuangkan Pembangunan SMA Negeri di Setiap Kecamatan

SIDOARJO – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) sangat konsen dalam dunia pendidikan. Hal tersebut menjadi komitmen paslon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik) dalam sembilan program untuk sidoarjo lebih makmur.

Mas Kelana berjanji akan mengupayakan berdirinya Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

“Saya bersama Bunda Astutik akan upayakan semaksimal mungkin mewujudkan SMA Negeri di tiap kecamatan di Kabupaten Sidoarjo,” ucap Kelana, ketika menghadiri konsolidasi internal partai PDIP mulai tingkat DPC, PAC, dan Ranting di Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono, Selasa (27/10/2020) malam.

Janji Mas Kelana itu bukan hanya isapan jempol, sebab sebagai pengusaha yang memiliki wawasan luas dan jaringan birokrat di Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Pusat itu akan mengupayakan semaksimal mungkin terwujudnya sekolah tersebut.

Apalagi, fakta di Kabupaten Sidoarjo tidak semua kecamatan terdapat pendidikan SMA Negeri. “Di Kecamatan Sukodono saja tidak ada. Belum di kecamatan lain,” jelasnya dalam acara yang juga dihadiri tokoh PDIP Bambang DH dan Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo Samsul Hadi.

Meski kewenangan SMA di provinsi, namun Kelana optimis semua itu bakal bisa direalisasikan dengan kordinasi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Apalagi, untuk mewujudkan itu juga mendapat dukungan dari masyarakat di tiap kecamatan yang menginginkan pendidikan gratis hingga SMA.

Sebab, saat ini hanya ada 12 SMA Negeri di Sidoarjo. Padahal daerah ini punya 18 kecamatan dengan 322 desa.

“Hak setiap anak mengeyam pendidikan hingga SMA hak mutlak yang harus dituntaskan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan adanya SMA Negeri di tiap kecamatan. Mohon doa dan dukungannya,” harapnya. (AF).

Kategori
BERITA

Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik Rancang Program Paket Bantuan Pangan Lansia Sebatangkara Sidoarjo

SIDOARJO – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3 Kelana–Dwi Astutik terus berpikir untuk kesejahteraan warga Sidoarjo jika diberi mandat memimpin Kota Delta nantinya.

Lewat visi menjadikan Sidoarjo Makmur, Bersama Kelana–Dwi Astutik (BerKelas) memasukkan program untuk membantu warga lanjut usia sebatang kara atau lansia yang hidup tanpa keluarga dalam salah satu misinya.

Kelana Aprilianto mengatakan, pihaknya akan mengadaptasi program “Rantang Kasih” yakni pemberian paket pangan yang ditujukan untuk para lansia yang hidup sebatang kara, dengan memberikan makanan bergizi setiap hari kepada lansia kurang mampu dan terlantar.

“Kami mengusung program pemberian pangan untuk warga yang sudah lanjut usia setiap hari. Nantinya makanan-makanan ini akan dikirimkan dua kali sehari setiap hari,” jelasnya.

Ditambahkan Cabup yang berpasangan dengan Dwi Astutik tersebut, program rantang kasih juga akan melibatkan warung-warung terdekat, sehingga makanan akan tetap hangat dan gizi terjaga.

“Program rantang kasih ini kami rancang juga akan bekerja sama dengan tenaga medis atau ahli gizi untuk mengawasi jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi para lansia. Sehingga gizinya sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Ditegaskan Kelana, jika program bantuan pangan ini diprioritaskan untuk lansia yang sebatang kara, tidak mampu, usia 60 tahun ke atas, hidup sendiri yang dimaksudkan adalah hidup di rumah sendiri tanpa sanak keluarga serta tidak punya mata pencaharian atau penghasilan.

Menurut Kelana, program tersebut bisa dirancang dan direncanakan lewat dana APBD yang cukup untuk merawat para lansia. Oleh karenanya, ia yakin paket kebutuhan pangan untuk para lansia dapat direalisasikan.

Tak hanya itu, paslon BerKelas juga berencana untuk membuat fasilitas umum ramah lansia yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, juga akan mengoptimalkan Posyandu lansia. Ini untuk menjamin kesehatan dan kebugaran mereka di masa tua. (*)

Kategori
BERITA

Penanganan Covid-19 Menjadi Poin Utama Sembilan Program Unggulan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik

SIDOARJO – Dampak pandemi covid-19 saat ini sangat luar biasa bagi semua sektror usaha. Hampir semua gulung tikar akibat ikut berimbas damapak tersebut. Belum lagi bagi sektor perekonomian yang hampir semua tidak bergerak.

Kondisi pandemi saat ini sangat difahami betul oleh Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, H Kelana Aprilianto dan Bunda Dwi Astutik. Penanganan pandemi covid-19 bagi masyarakat Sidoarjo saat ini betul-butul sangat diperhatikan duet nasionalis relijius itu.

Hal itu bukan omongkosong belaka, melainkan dibuktikan dari 9 program unggulan yang disiapkan, penanganan covid-19 jadi program prioritas pertama kali yang diselesaikan ketika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020-2024 mendatang.

“Stop covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi akibat covid-19′ menjadi urutan pertama kali program yang harus dituntaskan agar pandemi di Kabupaten Sidoarjo cepat teratasi,” kata Kelana Aprilianto, Senin (26/10/2020).

Mengapa program pertama yang diusung terkait percepatan penanganan covid-19 di Sidoarjo ??? Mas Kelana sapaan akrabnya menjelaskan bahwa, latar belakang sebagai seorang pengusaha menjadikan ia faham betul bahwa covid-19 harus segera diatasi.

Bahkan, menurutnya, harus dikerahkan semua tenaga semaksimal mungkin untuk ikut mempercepat penanganan covid-19 agar segera tuntas. Sebab, bila tidak segera dituntaskan secara otomatis menggangu roda perekonomian.

“Maka ekonomi jelas tergangu. Jadi kunci pertama kali segera menuntaskan covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Kalau sudah tuntas maka tinggal program-program lainnya. Seperti contohnya program gerakan disinfeksi seribu rumah ibadah dan pondok pesantren yang saat ini sedang kita lakukan,” ujarnya.

Lalu bagaimanakan agar covid-19 di Kabupaten Sidoarjo segera tuntas ??? Kelana menyatakan akan mengerahkan dan mengajak semua pihak untuk ikut menjaga protokol kesehatan (prokes).

Termasuk, memberikan edukasi pentingnya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Himbauan itu terus digencarkan kepada masyarakat dan semua OPD juga wajib ikut memberikan contoh dan himbauan,” ungkapnya.

Bila hal tersebut diterus dilakukan dan disadari masyarakat, besar harapan covid-19 di Kabupaten Sidoarjo segera tuntas.

“Kalau covid cepat selesai, maka roda perekonomian kembali normal,” pungkasnya. (AF)

Kategori
BERITA

Komitmen Dwi Astutik Bantu Majukan UMKM di Sidoarjo

SIDOARJO – Program ekonomi kerakyatan dan pengentasan masalah UMKM di tengah pandemi covid-19 menjadi fokus Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) untuk menata Kabupaten Sidoarjo lebih baik.

Untuk mengetahui pemetaan produk dan masalah UMKM di Kabupaten Sidoarjo, calon Wakil Bupati Sidoarjo yang diusung koalisi PDIP-PAN itu terus turun ke lapangan berdialog langsung dengan para pelaku UMKM.

Menurut Bunda Astutik, pemetaan produk dan masalah UMKM di Sidoarjo menjadi hal yang mendasar untuk mengetahui problem para pelaku UMKM di tengah pandemi covid-19 saat ini.

“Sebetulnya masalahnya, kalau kami berbincang dengan pelaku UMKM mereka mengeluhkan produknya masih belum terbackup secara baik. Itu nanti perlu dibenahi,” ucapnya ketika berkunjung ke UMKM Tas di Kecamatan Tanggulangin, Minggu (25/10/2020).

Selian itu, pelaku UMKM juga mengeluh tidak terbantu dalam pemasaran, terlebih kondisi di tengah pandemi saat ini omsetnya turun drastis.

“Tadi disampaikan penurunan usahanya mencapai 80-90 persen. Bahkan, awalnya yang memiliki 12 tenaga kerja, kondisi pandemi ini hanya tinggal 2 orang saja, itupun anaknya sendiri. Merek bilang kondisi saat ini cukup untuk makan saja,” ungkapnya.

Bunda Astutik menyatakan, keluhan langsung yang didengar tersebut akan dibantu kedepannya dengan sebuah sistem marketing yang diihtiyarkan, baik dalam tingkat Kabupaten, Jawa Timur, Indonesia bahkan hingga importir untuk produk unggulan Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, kondisi pandemi covid-19 membuat daya beli masyarakat rendah. Hal itu, menurut Bunda Astutik, sebuah tantangan yang harus diawali dengan sebuah strategi dan sistem yang dikuatkan daya belinya melaui pemerintah lewat dinas.

“Kita akan membantu lewat itu. Kita beli produk lokal, ngapain produk luar negeri kalau produk dalam negeri ada,” jelasnya.

Bukan hanya itu, penguatan daya beli produk lokal itu juga bisa lewat kedinasan ketika ada hajatan pemerintah harus menggunakan produk milik sendiri.

“Bisa (produk) antar lingkungan, antar kecamatan dan kabupaten. Jadi gak usah beli dari luar negeri dulu. Ini harus kita kuatkan untuk membangun Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya. (***)

Kategori
BERITA

Kelana Aprilianto: Sidoarjo Harus Lebih Baik Lagi

SIDOARJO – Calon Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto kembali menegaskan mimpi besarnya bisa membuat Kabupaten Sidoarjo makmur dan damai. Untuk itu, Sidoarjo harus lebih baik dari saat ini, mulai aspek infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan berbagai aspek lainnya.

Kelana yang berpasangan dengan tokoh Muslimat NU Jawa Timur Dwi Astutik ini mengaku, keyakinannya itu bukan tanpa dasar. Kelana melihat potensi Kabupaten Sidoarjo, yang memiliki sumber daya manusia maupun alam yang luar biasa.

Selain juga Kabupaten Sidoarjo mempunyai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup besar. Awal Oktober ini, Pemkab dan DPRD Sidoarjo menyepakati APBD Perubahan 2020 sebesar RP 5,1 Triliun.

“Bila dikelola dengan baik dan benar akan menjadikan Sidoarjo lebih baik dari saat ini. Infrastruktur diperbaiki, sektor ekonomi dibenahi dengan mengembangkan para pedagang dan UMKM”, tegas Kelana di Sidoarjo, Minggu (25/10).

Calon Bupati yang berlatar belakang pengusaha ini menilai, banyak yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perekonomian Sidoarjo, meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi pengangguran.

Sidoarjo memiliki sumber daya perikanan, seperti udang dan bandeng yang bahkan dijadikan ikon daerah. Kedua komoditas perikanan ini bisa diolah menjadi barang jadi sehingga memiliki nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat Sidoarjo.

Di Sidoarjo juga banyak pabrik dan perusahaan besar, yang bisa memberikan lapangan kerja bagi warga Sidoarjo. Tinggal bagaimana kebutuhan pabrik dan perusahaan tersebut disinkronkan dengan ketersediaan tenaga kerja yang dibutuhkan.

Pasangan Kelana-Astutik telah menyiapkan 9 program untuk membangun Sidoarjo, yang terangkum dalam tiga program utama yakni Makmur Sosial, Makmur Infrastruktur dan Makmur Ekonomi.

“Yang jelas kita akan melakukan perubahan secara mendasar. Perubahan yang langsung bisa dirasakan masyarakat Sidoarjo ke depan,” ujar Kelana menutup pembicaraan. (***)

Kategori
BERITA

PDI Perjuangan Kerahkan Semua Kekuatan Untuk Kemenangan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik

SIDOARJO – Konsolidasi pemenangan Pilkada di Sidoarjo digelar DPC PDI Perjuangan Sidoarjo untuk pemenangan pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik, di Kantor DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Sabtu (24/10).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno mengatakan bahwa, Pilkada Sidoarjo merupakan pertaruhan harga diri PDI Perjuangan untuk bisa memenangkan pasangan calon yang diusungnya yakni paslon nomor urut 3 Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik.

“Kita harus bersatu untuk memenangkan calon yang kita usung yaitu Kelana-Astutik,” tegasnya.

Untuk itu, Sri Untari meminta seluruh kader untuk tidak menyia-nyiakan momentum pasangan Kelana-Astutik yang merupakan calon PDI Perjuangan, yang diyakini sebagai sosok yang bisa membawa partai dan Sidoarjo menjadi lebih baik.

“Saya intruksikan kepada seluruh PAC PDI Perjuangan segera bergerak, sosialisasikan calon kita hingga akar rumput,” kata Sri.

Dikatakannya, banyak sekali kantong-kantong suara yang selama ini belum tersentuh. Secepatnya isi wilayah yang kosong untuk meraih kemenangan Kelana-Dwi Astutik.

“Kita ambil suara di lorong-lorong dan pabrik-pabrik di Sidoarjo ataupun tempat lainnya,” tuturnya.

Untuk selanjutnya harus dilakukan pertemuan secara masif di ranting-ranting untuk terus meraih suara.

“Ada 353 desa di Sidoarjo, setiap hari harus bergerak mencari suara untuk memenangkan Kelana-Dwi Astutik,” tandasnya. (***)

Kategori
BERITA

Paslon Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik Luncurkan Website Kampanye Ditengah Pandemi

SIDOARJO – Selain menghadirkan program gerakan disinfeksi seribu rumah ibadah dan pondok pesantren, kali ini Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) resmi meluncurkan website kampenye sidoarjoberkelas.co.id.

Bunda Astutik menyampaikan bahwa, dengan adanya website Sidoarjo Berkelas ini diharapkan masyarakat Kabupaten Sidoarjo dapat lebih mudah mendapatkan informasi terkait visi misi dan juga setiap kegiatan yang dilakukan oleh Paslon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik).

“Tujuan peluncuran website Sidoarjo Berkelas (sidoarjoberkelas.co.id) adalah sebagai lumbung informasi masyarakat Sidoarjo terkait profil, visi-misi, kegiatan kampanye, info sosial media, yang dilakukan oleh Paslon Berkelas,” kata Dwi Astutik, Jumat, (23/10/2020).

Lebih lanjut dijelaskan Bunda Astutik bahwa website Sidoarjo Berkelas nantinya juga akan dijadikan tempat atau wadah bagi masyarakat Sidoarjo untuk menyampaikan aspirasi atau untuk berkomunikasi langsung dengan Paslon Berkelas.

“Website ini nantinya juga digunakan untuk berinterksi dengan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya melalui website tersebut,” jelas Bunda Astutik.

Dalam website sidoarjoberkelas.co.id itu nantinya masyarakat Kabupaten Sidoarjo juga dapat mendapatkan informasi terkait setiap kegiatan yang dilakukan oleh Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik.

Masyarakat juga bisa mendapatkan informasi tentang program apa saja yang dimiliki dan ditawarkan oleh Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik dalam upaya memajukan Kabupaten Sidoarjo.

“Jadi semua kegiatan kampanye kami, dan juga program-program unggulan kami akan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat Sidoarjo melalui website sidoarjoberkelas.co.id,” jelas Bunda Astutik

Ditambahkan Bunda Astutik bahwa peluncuran website sidoarjoberkelas.co.id ini juga sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Sidoarjo seperti halnya dengan program disinfeksi seribu rumah ibadah dan pondok pesantren.

Karena menurut perempuan Muslimat NU ini, dengan adanya website tersebut pihaknya tidak harus bertatap muka langsung dengan masyarakat dalam menyampaikan setiap program dan visi misi Paslon Berkelas.

“Website ini juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya tatap muka langsung dengan masyarakat, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya penyebaran virus covid-19,” pungkasnya. (***)

Kategori
BERITA

Pemuda Pancasila Sidoarjo Deklarasi Dukungan Menangkan Paslon Kelana-Astutik

SIDOARJO – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sidoarjo totalitas memenangkan duet pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik, pada Pilkada Sidoarjo 2020.

Totalitas kesiapan untuk memenangkan pasangan nomor urut 3 itu dibuktikan dengan menggelar deklarasi di salah satu kolam pemancingan di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 pada, Kamis (22/10/2020).

Ketua MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Mursidi menyatakan bahwa Pemuda Pancasila yang memiliki basis masa sangat banyak akan diterjunkan mulai tingkat kecamatan hingga di tingkat desa.

Bahkan, lanjut Mursidi, pihaknya akan menempatkan kader hingga tingkat TPS untuk memenangkan paslon dengan jargon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik) itu untuk menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.

“Kami PP (Pemuda Pancasila,red) mendukung calon Bupati bapak Kelana Aprilianto yang merupakan Kader Pemuda Pancasila. Maka, setiap TPS harus ada orang PP,” tegasnya usai acara deklarasi yang dihadiri ratusan kader PAC Pemuda Pancasila se-Sidoarjo.

Mursidi menegaskan, bagi Pemuda Pancasila sosok Kelana Aprilianto bukanlah hal yang asing. Apalagi, Kelana merupakan kader Pemuda Pancasila yang track recordnya jelas dan sosok yang low profil.

“Pak Kelana ini orangnya low profil, gampang memafkan dan mengiklaskan. Beliau sosok karakter petarung tangguh, jadi tidak mau kendor semangatnya. Insya Allah dengan keyakinan kita bersama, Pak Kelana akan memimpin (Bupati) Sidoarjo,” jelasnya.

Sementara itu, Kelana Aprilianto mengaku bersyukur atas dukungan penuh dari Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo yang dikomandani Haji Mursidi.

“Beliau sangat faham dengan kami, beliau cukup kenal lama dengan kami karena sama-sama sebagai kader Pemuda Pancasila,” ucapnya.

Kelana menjelaskan bahwa dirinya pada tahun 2013-2018 pernah menjabat bendahara MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur dibawah komando LaNyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua MPW PP Jatim. Namun, lanjut dia, pada tahun 2018 tidak dijadikan bendahara lagi karena dirinya ditunjuk sebagai Ketua Relawan Jokowi di Jawa Timur.

“Tapi sampai hari ini saya masih tercatat sebagai kader Pemuda Pancasila Jawa Timur,” sebut Kelana.

Kelana juga optimis dengan dukungan Pemuda Pancasila Sidoarjo yang diyakini bisa meraih suara penuh pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya berharap agar kader Pemuda Pancasila Sidoarjo tetap mengawalnya bila terpilih dan menjabat Bupati Sidoarjo hingga 2024 mendatang,” pungkas Kelana Aprilianto. (*)

Kategori
BERITA

PDI Perjuangan Semangat Gotong Royong Menangkan Mas Kelana dan Bunda Astutik

SIDOARJO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno MAP,  memberikan semangat kepada seluruh kader PDI Perjungan Sidoarjo untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut tiga, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik).

Menurut Sri Untari,  potensi besar Sidoarjo  tidak boleh disia-siakan. Seluruh kader PDI Perjuangan harus gotong-royong bersatu padu, satu barisan, satu langkah untuk memenangkan pasangan  nomor urut tiga.

“Kita punya modal besar untuk menang,  kita tunjukan bahwa, kita adalah kader militan. Dengan semangat gotong-royong kita pasti bisa,” tegas Sri Untari, Rabu (21/10/2020).

Sri Untari menyampaikan, seluruh anggota dewan, dengan dibantu anggota dewan dari Kabupaten Pasuruan dan pengurus partai hingga tingkat anak ranting, harus bergerak bersama-sama.

“Program-program Pak Kelana dan Bu Astutik, harus disampaikan kepada para tokoh masyarakat,” pintanya.

Apalagi calon yang diusung oleh PDI Perjuangan merupakan orang yang sangat kapabel. Kelana Aprilianto, merupakan seorang pengusaha yang  dinilai mampu membawa Sidoarjo lebih maju dan makmur.

“Persoalan infrastruktur akan menjadi prioritas. Pak Kelana punya kemampuan karena dia seoarang pengusaha. Tentunya sangat faham bagaimana membangun infrastruktur untuk kepentingan masyarakat Sidoarjo,” tutur Sri Untari.

Sedangkan Dwi Astutik menurut dia, seorang yang pengalaman di bidang pendidikan. Kemampuan Dwi Astutik dalam meningkatkan SDM sudah tidak diragukan lagi.

“Bu Dwi ini, sosok pengurus Muslimat yang punya kemampuan di dunia pendidikan. Karena itu, Bu Dwi akan   membangun SDM masyarakat Sidoarjo,” tambah Sri Untari.

Jadi lanjut Sri Untari, pasangan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik adalah pasangan yang sangat ideal untuk membangun Sidoarjo kedepan. (*)

Kategori
BERITA

Apresiasi Program Disinfeksi, Kyai Ahmad Jauhari Doakan Paslon Kelana-Astutik jadi Pemimpin Sidoarjo

SIDOARJO – Program disinfeksi 1000 rumah ibadah dan Pondok Pesantren (Ponpes) oleh Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto – Dwi Astutik terus mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Kali ini apresiasi program tersebut disampaikan oleh Kyai Ahmad Jauhari selaku Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) An-Najihiyah, yang berada di Desa Permisan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Kyai Ahmad Jauhari program disinfeksi yang digagas oleh Paslon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik) ini sangat bagus dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan rumah ibadah dan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

“Ya program ini sangat bagus, untuk sosial juga sangat bagus,” kata Kyai Ahmad Jauhari, di sela-sela proses disinfeksi yang dilakukan relawan Berkelas Menyala (Bersama Kelana-Astutik Menyambung Silaturahim), di Ponpes An-Najihiyah, Selasa (20/10/2020) sore.

Selain mengapresiasi program disinfeksi itu, Kyai Ahmad Jauhari juga mendoakan agar pasangan Kelana Aprilianto – Dwi Astutik mendapat ridho dari Allah SWT untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Sidoarjo.

“Ya semoga dengan tujuan dan niatan yang baik maka akan mendapat ridho dari Allah SWT, dan dikabulkan oleh Allah menjadi pemimpin di Kabupaten Sidoarjo,” ucap Kyai Ahmad Jauhari.

Kyai Ahmad Jauhari juga berpesan kepada Paslon Berkelas agar ketika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo dapat lebih memperhatikan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di lingkungan pondok pesantren.

“Kami berharap jika Bapak Kelana dan Ibu Dwi Astutik terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo agar bisa mewujudkan dunia pendidikan, khususnya pesantren bisa lebih maju lagi,” tukasnya. (*)

Kategori
BERITA

Sempat Cabut Dukungan, Forum Komunikasi Kiai Kampung Minta Maaf ke Paslon Kelana-Astutik

SIDOARJO – Koordinator Forum Komunikasi Kiai Kampung (FK3), Haris Nukman menyatakan permintaan maaf secara terbuka khususnya kepada pasangan Cabup-Cawabup nomor urut tiga, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik.

“Saya Haris Nukman. Dengan ini saya menyatakan bahwa saya kemarin membacakan rilis tentang Forum Komunikasi Kiai Kampung. Dan saya mohon maaf, ini atas ketidaktahuan saya sebenarnya, bagaimana sebenarnya komunikasi antara Forum Komunikasi Kiai Kampung ini dengan Pak Kelana,” katanya, Selasa (20/10/2020).

“Untuk itu, saya mohon maaf kepada Bapak Kelana dan tentu kepada seluruh masyarakat Sidoarjo atas tindakan yang telah saya lakukan. Demikian pernyataan yang bisa saya sampaikan, terima kasih,” sambungnya.

Pernyataan Haris tersebut disampaikan usai acara silaturahmi Tim Bintang Sembilan Berkelas bersama kiai kampung, tokoh masyarakat, dan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (20/10/2020) sore.

Sebelumnya, Haris membacakan pernyataan FK3 Sidoarjo terkait pencabutan dukungannya kepada Kelana-Astutik di Rumah Makan Asap-Asap, Taman Pinang, Senin (19/10/2020).

Menurut Haris, pencabutan didasarkan pada terputusnya komunikasi antara FK3 dengan Kelana, yang dinilai tidak menindaklanjuti program-program kesejahteraan FK3 yang pernah disepakati dalam deklarasi di Fave Hotel Sidoarjo, 8 Maret 2020.

Apakah pencabutan dukungan tersebut paksaan dari pihak tertentu? “Ehm, saya memang tidak tahu, sejauh mana komunikasinya FK3 itu dengan Pak Kelana, jadi saya tidak tahu memang. Apa yang saya lakukan, ya wis.. ” ujarnya.

Jadi cuma ikut-ikutan, bukankah anda koordinator? “Saya memang tidak tahu ya,” elaknya, termasuk saat ditanya apakah 12 orang lainnya ada yang mengerahkan, inisiatif sendiri, atau dalam koordinasi FK3.

“Ya memang teman-teman dari beberapa kecamatan dan itu ya memang.. ya tidak tahu ya,” katanya.

Kalau tidak tahu, berarti ada yang memerintah? “Kita kan memang ada organisasinya, tapi kami memang enggak tahu sejauh mana komunikasinya Pak Kelana dengan teman-teman kiai kampung ini,” ucapnya.

“Tapi itu, ya kemarin itu kita minta maaf kepada warga, masyarakat, dan tentu kepada Pak Kelana, bahwa itu kesalahan kami,” imbuhnya.

Haris menambahkan, klarifikasi ini sekaligus pembatalan pencabutan dukungan FK3 terhadap Kelana-Astutik.

“Sekarang masih seperti itu (masih mendukung). Dengan pernyataan minta maaf saya, berarti itu (pernyataan pencabutan dianggap tidak ada,” katanya.

Selain itu, Haris memastikan bahwa tidak ada yang membuatkan naskah dalam pernyataan pencabutan. “Itu oret-oretan sendiri saja karena ketidaktahuan kami saat itu. Yang bikin saya, bukan suruhan orang lain,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Kelana-Astutik, Haji Masnuh menyesalkan langkah Haris yang mengatasnamakan kiai kampung, karena kiai kiai kampung jumlahnya banyak dan tidak cukup hanya diwakili 12 orang.

“Ini tanpa berpikir panjang, menamakan dirinya kelompok kiai kampung. Saya sendiri tidak jelas, ini kiai kampung yang mana. Komunitas kiai kampung itu ada, tapi tidak semacan ini,” katanya.

Soal pengakuan Haris bahwa pernyataan ini atas inisiatifnya sendiri, menurut Masnuh, itu kesalahan besar. Meski demikian, karena sudah tabayyun dan minta maaf, pihak Kelana-Astutik menegaskan persoalan ini sudah selesai.

“Mereka sudah minta maaf, ya harus kita maafkan, tapi jangan diulangi lagi. Kalau sampai diulangi lagi, ini kan bisa pencemaran nama baik paslon dan pendukungnya,” ujar Masnuh.

Apakah tim Kelana Aprilianto-Astutik sudah melakukan langkah hukum terkait pernyataan Haris? “Belum, kita mengklarifikasi dulu, kita pakai bahasa NU, tabayyun. Kalau memang sudah bisa diselasaikan ya sudah, untuk apa kita sampai ke ranah hukum,” pungkasnya. (*)

Kategori
BERITA

Guru MI dan Paud Berikan Dukungan kepada Paslon Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik

SIDOARJO – Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) nomor urut 3 Kelana Aprilianto – Dwi Astutik menerima dukungan dari para guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), se Kecamatan Waru, di Posko Pemenangan Kelana – Astutik di kompleks Perumahan Pondok Mutiara, Senin (19/10/2020).

H Aunnur Rofik, salah satu guru menyatakan dirinya mantap mendukung Kelana Aprilianto – Dwi Astutik, karena diyakini pasangan ini mampu membawa perbaikan nasib para guru di Sidoarjo.

Menurutnya, program-program yang dibawa oleh pasangan nomor urut 3 ini sangat berpihak kapada masyarakat termasuk para guru.

“Semoga pasangan Pak Kelana dan Bu Dwi Astutik bisa menang dan dilantik sebagai pemimpin Sidoarjo,” harap Aunnur.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Kelana Aprilianto – Dwi Astutik, H. Masnuh menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para guru MI dan PAUD kepada pasangan nomor urut 3.

“Tentu sebuah keputusan yang tepat bagi para guru bergabung serta memberikan dukungannya kepada pasangan Berkelas,” terang H Masnuh.

Menurut Masnuh, pasangan Kelana Apriliato – Dwi Astutik akan memperhatikan kesejahteraan para guru.

“Mantapkan hati dan ajak semua kerabat, saudara, tetangga dan seluruh warga Sidoarjo untuk memberikan dukungannya kepada pasangan nomor urut 3 Kelana-Dwi Astutik,”ajak Masnuh.

Sementara itu Calon Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto menyampaikan, peningkatan kesejahteraan para guru telah masuk dalam program prioritas kedepan.

“Selain memperhatikan kesejahteraan para guru, saya dan bunda Dwi Astutik bertekat untuk meningkatkan kualitas dan fasilitas pendidikan di Sidoarjo,” tegas Kelana.

Dikatakan Kelana, pasangan Kelana-Dwi Astutik akan berusaha untuk menjadikan Sidoarjo lebih makmur dan maju. (*)

Kategori
BERITA

Aliansi Pemuda Sidoarjo Keren Deklarasi Dukungan kepada Paslon Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik

SIDOARJO — Dukungan kemenangan kepada pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) di Pilkada Sidoarjo 2020 terus mengalir.

Kali ini paslon Berkelas (Bersama Kelana-Astutik) mendapat dukungan dari Aliansi Pemuda Sidoarjo Keren. Mereka mendeklarasikan dukungannya untuk paslon nomor urut 3 Kelana Aprilianto -Dwi Astutik, di Fave Hotel Sidoarjo, Minggu (18/10/2020).

Deklarasi tersebut dihadiri langsung Cabup Kelana Aprilianto yang didampingi Ketua tim pemenangan Sidoarjo Berkelas HM.Masnuh.

Ketua Aliansi Pemuda Sidoarjo Keren Yoyok menyampaikan, Aliansi Pemuda Sidoarjo Keren terbentuk dari beberapa komunitas pemuda yang ada di Sidoarjo.

“Kami akan bersama -sama berjuang untuk kemenangan pasangan nomor urut 3 Kelana-Dwi Astutik,” kata Yoyok.

Cabup Kelana menurut Yoyok, adalah seorang pengusaha yang diyakini bisa membawa kemajuan Sidoarjo.

“Para pemuda ingin Pak Kelana meciptakan peluang bagi para pemuda menjadi enterpreneur,” ujarnya.

Sementara itu, Cabup Kelana Aprilianto menyampaikan, bersama para pemuda, dirinya semakin tersulut semangat untuk terus berjuang hingga kemenangan diraih.

“Semangat para pemuda memotivasi kami untuk terus berjuang menuju kemenangan,” tegas Mas Kelana.

Dikatakan Mas Kelana, banyak yang akan diperbuat untuk para pemuda Sidoarjo apabila diamanahkan memimpin Sidoarjo. Ia akan mengoptimalkan APBD untuk menunjang kreatifitas generasi muda.

“Dengan demikian keberadaan pemuda akan menjadi generasi millenial yang handal dan diperhitungkan,” kata Mas Kelana.

Pada kesempatan tersebut, Kelana berjanji untuk berusaha membangkitkan dan membesarkan kembali Deltras Sidoarjo yang merupakan klub sepak bola kebanggaan arek Sidoarjo.

“Kami akan berusaha menempatkan Deltras Sidoarjo ke kasta tertinggi persepakbolaan nasional,” pungkas Mas Kelana. (AF)

Kategori
BERITA

PBB Sidoarjo Solidkan Dukungan Bagi Paslon Kelana-Astutik

SIDOARJO – Paslon Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik terus mendulang dukungan dari berbagai kalangan. Kali ini, pengurus Partai Bulan Bintang (PBB) se-Kabupaten Sidoarjo solid menyatukan suara dalam forum konsolidasi dan silaturahim bersama Kelana Aprilianto di Hotel Fave, Minggu (18/10).

Konsolidasi ini dihadiri Cabup Kelana didampingi Ketua Tim Pemenangan Haji Masnuh dan Pasukan Kobra. Kelana disambut hangat para pengurus PBB, serta yel-yel kemenangan. Menggunakan kemeja putih, Kelana mengapresiasi ketulusan sekaligus memuji solidaritas pengurus PBB.

“PBB adalah partai dengan soliditas yang tinggi. Saya mengenal orang-orang dari PBB adalah orang-orang yang cerdas, bekerja keras, dan berkomitmen tinggi. Itulah kenapa ketika PBB mengusung saya, langsung saya sujud syukur,” ungkap Kelana.

Dia bersyukur karena PBB memiliki niat yang sama bekerja keras bagi Sidoarjo tercinta. Sebab, Kabupaten Sidoarjo sangat luas dan potensial dengan berbagai kompleksitasnya, sekaligus memiliki potensi alam dan sumber daya manusia yang dinamis.

Ditegaskan Kelana, salah satu kunci memenangkan percaturan bisa terjalin melalui komunikasi serta segera turun untuk meyakinkan warga agar memilih paslon Kelana-Astutik.

“Saya bersedia menjadi orang yang diberi mandat untuk memimpin Sidoarjo ke depan. Kesungguhan kawan-kawan PBB sangat menentukan keberhasilan dari apa yang kita harapkan, apa yang kita inginkan, yakni kemenangan di Pilbup Sidoarjo,” ucap Kelana disambut tepuk tangan meriah.

Senada, Haji Masnuh meminta doa agar Kelana-Astutik bisa memimpin Sidoarjo serta meminta PBB merapatkan barisan.

“Saya mohon tidak hanya yang hadir saja nanti mencoblos nomor tiga. Akan tetapi saya mohon dengan semua keluarga dan tetangga kanan kiri, depan belakang, untuk memenangkan Kelana-Astutik,” harap Masnuh.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC PBB Kabupaten Sidoarjo, Adila Swasdika Putra mengungkapkan, acara ini merupakan wujud komunikasi internal partai dan konsolidasi memperteguh pilihan.

PBB akhirnya memutuskan untuk mendukung Kelana dan Dwi Astutik. “Tentunya pertimbangan kita terkait visi misi beliau yaitu mewujudkan Sidoarjo makmur sosial, makmur ekonomi, dan makmur infrastruktur,” cetus Adila Swasdika Putra.

Kelana-Astutik dinilai merupakan sosok yang paling pas untuk memimpin Sidoarjo lima tahun ke depan dengan kombinasi atau komposisi pasangan nasionalis religius, entrepreneur pendidik, praktisi akademisi, dan politikus.

“Walaupun diusung oleh PDI Perjuangan dan PAN yang warnanya merah dan biru, tapi Insya Allah dalamnya hijau,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Adila menginstruksikan seluruh infrastruktur personal dengan PBB Kabupaten Sidoarjo dan PAC PBB Sidoarjo untuk mendukung dan memenangkan Kelana-Astutik pada Pilkada 2020.

Ketua DPW PBB Jatim HM Masduki menambahkan, konsolidasi merupakan ilmu penting dalam segala bidang.

“Saat ini kita sudah punya ketetapan hati untuk menjadikan Kelana-Astutik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo,” ungkapnya.

Dia menegaskan, dalam amanah Ketua Umum DPP PBB Yusril Izha Mahendra melalui surat resmi, setiap anggota wajib bersatu padu memenangkan calon kepala daerah yang diusung partai.

“Karena bagi PBB amanah ini bukan main-main, harus dijalankan secara serius. Jangan ada yang miring-miring, nggak boleh. Itu bukan karakter kita,” jelasnya. (*)

Kategori
BERITA

Barikade Gus Dur Siap Menangkan Mas Kelana dan Bunda Astutik di Pilkada Sidoarjo

SIDOARJO – Dukungan terus mengalir deras kepada pasangan calon nomor tiga di Pilbup Sidoarjo 2020. Barisan Kader Gus Dur (Barikade Gus Dur) Sidoarjo kompak menyerukan deklarasi memenangkan Kelana-Dwi Astutik, Minggu (18/10/2020).

Ketua DPC Barikade Gus Dur Kabupaten Sidoarjo, H Moh Irfan, secara khusus menyematkan jas hijau khas seragam organisasi masyarakat pengawal KH Abdurrahman Wahid tersebut kepada Kelana.

Dengan penuh kebanggan, Kelana mengaku merasakan suatu getaran tanda kemenangan.

“Saya betul-betul merasa terharu dan gemetar, sempat dibisiki Abah Masnuh (ketua tim pemenangan) anggota Barikade Gus Dur di Sidoarjo sudah lebih dari 4000 orang,” ungkap Kelana.

Militansi Barikade Gus Dur, menurut Kelana, tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan tersebut sebagai motivasi dan semangat untuk Pasangan Berkelas membangun Sidoarjo makmur.

“Saya bersama Bunda Astutik sudah bertekad mewakafkan diri untuk membangun Sidoarjo. Kemenangan ini akan menjadi kemenangan Barikade Gus Dur Sidoarjo dan seluruh masyarakat Sidoarjo,” ucapnya.

Tak lupa, Kelana memohon kepada seluruh anggota agar hadir merapatkan barisan, menyatukan langkah untuk mewujudkan paslon nomor tiga menang di Pilkada Sidoarjo 2020.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga sekali,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Barikade Gus Dur, Sudarsono Rahman, memuji Kelana sebagai sosok politisi senior yang paham birokrasi dan mampu menjalankan roda pemerintahan. Serta, sosok entrepreneur yang mampu mengangkat kembali ekonomi Sidoarjo.

Di samping itu, baik Kelana Aprilianto maupun Dwi Astutik tidak diragukan lagi ke-NU-annya.

“Kelana adalah penasehat RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) sedangkan Dwi Astutik lahir procot sudah NU,” ucap Sudarsono.

Lebih lanjut ia menegaskan jika prinsip keputusan DPP Barikade Gus Dur tidak akan mendukung paslon yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilkada. “Kenapa? Kita nanti ngobrol,” tandasnya.

Maka, tiga hal tersebut menjadi alasan Barikade Gus Dur mendukung Kelana. Sehingga, mampu menjadi bekal bagi para anggota untuk mengkapitalisasi suara.

“Kita tidak sembarangan mendukung. Dan kami meyakinkan bahwa Kelana mampu membawa Sidoarjo bermartabat dan rakyatnya sejahtera,” ujarnya.

Pasca deklarasi tersebut, ia juga meminta para anggota Barikade Gus Dur agar langsung bergerak. “Setelah deklarasi jangan tidur, deklarasi jalan dengan tiga bekal itu,” tandasnya. (*)

Kategori
BERITA

Dari Gus Hasyim Hingga Putri Pendiri NU, Dukung dan Doakan Paslon BerKELAS Menang di Pilkada Sidoarjo

SIDOARJO – Dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Nomor Urut 3 , Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) terus mengalir. Kali ini datang dari Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Hambali alias Gus Hasyim, dan Putri pendiri NU, Nyai Machfudhoh Wahab Chasbullah.

Gus Hasyim adalah tokoh NU Sidoarjo, sedangkan Nyai Machfudhoh Wahab Chasbullah merupakan putri dari KH.Wahab Chasbullah (Alm) seorang tokoh ulama pendiri NU bersama KH.Hasyim Asyari.

Dalam pertemuan dengan Gus Hasyim, mas Kelana terlihat lebih banyak mendengar untuk meminta nasihat dan arahan dari kiai. Termasuk jika terpilih menjadi Bupati Sidoarjo, dia juga mengaku akan terus meminta doa dan arahan dari para kiai.

Mas Kelana diberi wejangan oleh Gus Hasyim agar memperbanyak berdoa, dan melakukan penyapaan ke masyarakat bawah. Mas Kelana bersyukur bisa sowan ke Gus Hasyim, tokoh NU yang memiliki jemaah pengajian di banyak tempat di Sidoarjo.

“Saya silaturahmi, mendengar arahan kiai, sekaligus meminta doa restu,” kata Kelana Aprilianto.

Gus Hasyim mengajak semua yang hadir untuk berdoa, termasuk mendoakan Kelana-Dwi Astutik agar bisa menang dalam Pilkada Sidoarjo 2020.

“Kita doakan, dan kita semua berdoa, mudah-mudahan hajat saya, hajat Anda semua, hajat bapak Haji Kelana beserta ibu Dwi Astutik, dunia dan akhiratnya diijabah oleh Allah,” ujar Gus Hasyim memimpin doa.

Sementara itu, Nyai Machfudhoh Wahab Chasbullah juga merupakan perempuan PP Muslimat NU dan salah satu tokoh sepuh yang merestui Dwi Astutik menjadi Cawabup, bersama Cabup Sidoarjo, Kelana Aprilianto.

Dukungan dari putri pendiri NU itu didapat ketika Bunda Astutik melakukan sowan ke Ponpes Bahrul Ulum. Ponpes tersebut merupakan pesantren sepuh dan cukup berpengaruh di Indonesia umumnya dan di Jawa Timur khususnya, dengan figur (almarhum) KH.Wahab Chasbullah.

Nyai Machfudhoh Wahab Chasbullah mengaku mengenal betul sepak terjang dan sosok Dwi Astutik karena sama-sama bergerak aktif sebagai Muslimat NU.

“Saya tahu persis Mbak Dwi itu sosok pekerja keras, punya prinsip, dan selalu berjuang tinggi. Insyallah Mbak Dwi saatnya menjadi pemimpin Sidoarjo. Saatnya Mbak Dwi punya posisi yang positif (yang lebih banyak, red.) bermanfaat untuk masyarakar” ungkap Nyai Machfudhoh Wahab Chasbullah.

Menurut Nyai, Dwi Astutik mampu menjadi pemimpin yang amanah, membawa barokah untuk masyarakat Sidoarjo.

“Saya doakan sebagai sesama muslimat, mudah-mudahan beliau bisa berhasil dan terpilih menjadi pemimpin Sidoarjo,” harap putri pendiri NU tersebut.

Nyai juga menambahkan, Dwi Astutik yang dirinya kenal juga merupakan perempuan yang enerjik, cerdas, berwawasan luas, dan mempunyai misi untuk umat. Menurutnya karakter inilah yang cocok dijadikan pemimpin pada era saat-saat ini.

Dalam pertemuan tersebut, Bunda Astutik juga mengutarakan keinginannya untuk menciptakan “Ponpes Kota”. Dia ingin merealisasikan pondok- pondok pesantren yang ada di kota besar, seperti Sidoarjo.

Cawabup nomer urut 3 ini bertekad membuat ponpes di Sidoarjo menjadi lembaga yang lebih berkualitas. Sebab lanjutnya, lembaga pendidikan Islam seperti pondok pesantren di Indonesia, terlebih di Sidoarjo memiliki posisi penting dan strategis.

Selain kunjungannya ke kediaman Nyai Sepuh NU tersebut, Bunda Astutik juga berziarah ke makam Pendiri NU dan Pahlawan Nasional, KH.Abdul Wahab Chasbullah di Komplek Pondok Pesantren Tambak Beras. (AF)